Langsung ke konten utama

PENDIDIKAN DAN PERUBAHAN SOSIAL

megananda.iga@gmail.com
PENDIDIKAN ISLAM DAN DEMOKRASI PEMBEBASAN (BELAJAR DARI PEMIKIRAN PAULO FREIRE)

DR.H masduki duryat, M.pd.i
(dosen pascasarjana IAIN syekh nurjati cirebon)

  • pendidikan islam sebagai praktek pembebasan dan demokrasi
setiap nabi yang di turunkan ke dunia seluruhnya membawa misi pembebasan. Nabi ibrahim a.s misalnya,hadir ke dunia sebagai pioner pembebasan manusia dari ketundukan kepada berhala-berhala yang berada di bawah kuasa raja namruj. nabi musa a.s adalah pembela bani israil yang berada di bawah keserakahan raja fir'aun. dan nabi muhamad saw, adalah revolusioner sejati dengan misi me-(de/re) konstruksi seluruh watak dan perilaku umat ke arah yang di ridhoi allah - innama bu'itstu liutammimma makarim al-akhlaq,dalam bidang pendidikan, pribadi rosulullah saw, merupakan contoh edukatif yang sempurna bagi manusia, metode pendidikannya luar biasa, beliau memerintahkan agar pembicaraan yang diarahkan kepad orang lain,hendaknnya di sesuaikan dengan taraf berfikir mereka.sebagai proklamator kebebasan atas hak dan harkat manusia, pembebasan dan perbudakan eksploitasi, diskriminasi, pemingitan hak-hak wanita ketidak adilan. Nabi muhamad Saw adalah pembawa proses perubahan radikal di kalangan masyarakat arab, khususnya bangsa Quraisy, dengan meruntuhkan kelompok-kelompok yang dominan.

paradigma pendidikan mestinya menjadi orientasi kepemimpinan nasional. sehingga pendidikan demokrasi dan demokratisasi pendidikan di indonesia bisa berjalan sesuai dengan harapan, seperti dikatakan masdar F. mas'udi tokoh muda nu tidak saja berhenti pada bentuknya yang bersifat formal-prosedural, melainkan di lanjutkan pada level material-substans. pendidikan islam sebagai mana hasil rumusan para sarjana muslim pada konpresi dunia pertama tentang pendidikan islam di makkah tahun1977 bertujuan mencapai pertumbuhan yang seimbang dalam keperibadian manusia secara total melalui latihan semangat, intelek, rasional diri, perasaan dan kepekaan rasa tubuh,karena itu,pendidikan harusnya memberikan jalan bagi pertumbuhan manusia dalam segala aspek sepiritual, intelektual, imajinatif, fisikal, ilmiah, linguistik, baik secara individual maupun kolektif, disamping memotivasi semua aspek tersebut ke arah kebaikan dan kesempurnaan.

Idealitas bangunan pendidikan islam berdasarkan realita sosial yang di praktekkan rasulullah dalam hal demokrasi,tidak ada perbedaan, semua memiliki peluang yang sama. Demokratisasi pendidikan mengharuskan dibangunnya fondasi pendidikan melalui rumusan prinsip-prinsip kebebasan individu (individual freedom) dan kebebasan akademik (academic freedom). setiap individu mempunyai hak yang sama memperoleh pendidikan dan pengajaran tanpa di bedakan sratifikasi sosialnya,setiap individu mempunyai hak otonomi untuk mengekspresikan dan mengaktualisasikan potensi yang di milikinya melalui bidang pendidikan.
  

          pendidikan islam dan demokrasi pembebasan (belajar dari pemikiran paulo freire)

Komentar